Select Page

Salah satu perangkat administrasi yang harus dimiliki oleh seorang guru adalah perangkat pembelajaran yang dapat disusun secara individu atau perseorangan maupun secara berkelompok, misalanya dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Mata Pelajaran Sejarah Indonesia atau sejarah wajib Kelas 1I kurikulum 2013 merupakan mata pelajaran baru yang hanya terdapat dalam kurikulum 2013.

Penyusunan RPP sebagai bagian dari administrasi wajib disusun oleh seorang guru sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran, baik di dalam kelas maupun kegiatan di luar kelas. Penyusunan RPP Sejarah Wajib Kelas 11 Kurikulum 2013 revisi 2016 harus mengikuti pedoman yang telah dikeluarkan oleh kemendikbud yaitu Permendikbud No. 58, 103 dan 104 tahun 2014.

Berdasarkan permendikbud nomor 103, bahwa tujuan dalam permen ini ialah:

  1. Tenaga pendidik (guru mata pelajaran, guru kelas, dan guru pembina kegiatan ekstrakurikuler) secara individual atau kelompok dalam mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan melaksanakan pembelajaran dalam berbagai modus, strategi, dan model untuk muatan dan/atau mata pelajaran yang diampunya;
  2. Pimpinan satuan pendidikan (kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas) dalam fasilitasi dan supervisi pembelajaran; dan
  3. Dinas pendidikan atau kantor kementerian agama provinsi dan kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya dalam melaksanakan supervisi pembelajaran.

DETAIL

  1. Setiap RPP secara utuh memuat kompetensi dasar sikap spiritual (KD dari KI-1), sosial (KD dari KI-2), pengetahuan (KD dari KI-3), dan keterampilan (KD dari KI-4).
  2. Satu RPP dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih.
  3. RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
  4. Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar, menggunakan pendekatan saintifik meliputi mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan.
  5. Berbasis konteks,
  6. Pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan nilai-nilai kehidupan mas kini.
  7. Mengembangkan kemandirian belajar,
  8. RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.
  9. Memiliki keterkaitan dan keterpaduan antarkompetensi dan/atau antarmuatan
  10. RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan da keterpaduan antara KI, KD, indikator pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
  11. RPP disusun dengan mengakomodasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
  12. RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.
  13. Memuat: Lingkup penilaian: sikap, pengetahuan, keterampilan
  14. Teknik penilaian
    a. Sikap: observasi, jurnal, penilaian diri, penilaian antar teman
    b. Pengetahuan: tes tulis, tes lisan, penugasan
    c. Keterampilan: praktik, proyek, portofolio